Pak Jokowi, Dana Kartu Jakarta Pintar Enggak Cair...

Kamis, 04 Juli 2013 12:14 wib | Arief Setyadi - Okezone

Siswa meminta Bank DKI mencairkan dana KJP (foto: Arief) Siswa meminta Bank DKI mencairkan dana KJP (foto: Arief) JAKARTA - Program andalan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), berupa Kartu Jakarta Pintar (KJP) menuai masalah. Ratusan pelajar dan orang tua akan berunjuk rasa di depan kantor Bank DKI di Jalan Juanda, Jakarta Pusat. Mereka meminta Bank DKI segera mencairkan anggaran KJP untuk siswa miskin.

"Jadi ini adalah kekecewaan warga. Karena ketika sudah  dapat dan dikasih nomor rekening, uangnya tidak bisa mencairkan KJP-nya," kata kordinator aksi Enryo Oktavian saat mengumpulkan massa di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (4/7/2013).

Padahal, sambung Enryo, penerima KJP yang sudah memiliki nomor rekening sejatinya sudah tercatat sebagai nasabah dari Bank DKI. Tetapi, kenapa mereka justru anggarannya tidak bisa cair.

"Secara hukum sudah ada rekening. Harusnya, dia (siswa) bisa mendapat haknya, tapi Bank DKI menutup pintu di beberapa cabang Bank DKI. Kita juga sudah memenuhi syarat, seperti Kartu Keluarga, dan persyaratan lainnya," tukasnya.

Selain itu, mereka juga menuntut agar Kepala Cabang Bank DKI yang tidak menjalankan instruksi Bank DKI Pusat diberi sanksi tegas, serta menyediakan nomor telepon untuk dihubungi setiap saat agar memudahkan konfirmasi ketika terjadi kendala di cabang DKI.

Enryo menuding, tindakan yang dilakukan oleh Bank DKI kepada para penerima KJP seperti ingin mengadu domba dengan pihak sekolah.

"Kita dipingpong dan diadu domba dengan pihak sekolah, ketika siswa membawa kartu pelajar dia harusnya sah dan Bank DKI harusnya sudah mencairkannya. Kalau ini tidak selesai, kami juga akan melanjutkan aksi ini kepada Jokowi," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan, Abdul Rahman, siswa kelas 2 SMK Citra Mandiri Jakarta Timur. Dia mengaku melakukan aksi demontrasi menuntut Bank DKI untuk mencairkan dana KJP yang sudah menjadi haknya.

"Saya ke sini sama teman-teman ingin meminta KJP cair untuk membantu kebutuhan sekolah. Selain itu, saya takut KJP dimakan orang-orang berdasi, saya rakyat kecil jadi sengsara," tukas siswa berperawakan kecil itu.

Sekadar diketahui, total anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari APBD untuk KJP sekira Rp804 miliar dengan sasaran siswa usia sekolah 7-18 tahun sebanyak 332.456 orang.
(trk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป