Bank Mega Masih Tunggu Langkah BI Terkait Kenaikan Suku Bunga

Selasa, 28 Mei 2013 14:51 wib | Rezkiana Nisaputra - Okezone

JAKARTA - Presiden Direktur Bank Mega Kostaman Thayib mengatakan, sampai saat ini Bank Mega masih terus menunggu langkah Bank Indonesia (BI) terkait kenaikan suku bunga sebagai respon dari meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.    

"Kenaikan suku bunga akibat kenaikan harga BBM, kami belum melakukannya. Kami masih menunggu keputusan suku bunga acuan ke depan. Saat inikan tingkat bunga bervariasi tergantung produk apa dan jumlahnya," ujar Kostaman saat ditemui usai acara penandatanganan kerja sama di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Kostaman mengatakan, jika memang pemerintah jadi menaikkan harga BBM bersubsidi, maka inflasi 2013 diperkirakan akan meningkat hingga 7 persen. Dan dengan meningkatnya inflasi tersebut maka BI rate kemungkinan akan ikut naik.    

"Nah jika BI rate naik, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga akan menaikkan suku bunga penjaminan juga, maka artinya tentu suku bunga deposito perbankan juga akan naik dan ini membuat selisih bunga tabungan dan deposito besar sehingga orang lebih memilih deposito," tukasnya.    

Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo pernah mengatakan, kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank dalam merespon inflasi akibat kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, tergantung pada likuiditas masing-masing bank.    

"Sebenarnya hanya beberapa bank saja yang seperti ini. Itu kan lebih banyak terkait dengan likuiditas bank yang bersangkutan," terang Perry. (wan) (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป