Pemilik Pabrik Sekap Karyawan

Jum'at, 03 Mei 2013 19:29 wib | Amba Dini Sekarningrum - Okezone

Pemilik Pabrik Sekap Karyawan Ilustrasi (Foto: dok Okezone) TANGERANG- Petugas Polresta Kota Tangerang, menggerebek sebuah rumah yang dijadikan pabrik pembuatan kwali ilegal, di Kampung  Bayur Kopak, Desa  Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Polisi mengendus adanya praktek penyekapan dan kekerasan terhadap karyawan yang dilakukan pemilik pabrik.

Pemilik usaha Yuki Irawan bersama istri dan anaknya digelandang polisi untuk dimintai keterangan terkait dengan adanya laporan salah seorang karyawan yang berhasil melarikan diri dari sekapan kembali kekampung halamannya di Lampung.

“Salah seorang karyawan Andi Gunawan yang berhasil kabur beberapa waktu lalu melapor ke Polres Lampung, keterangan korban ia bersama karyawan lainnya disekap dan kerap mendapatkan tindakan kekerasan selama bekerja dan segera kami tindak lanjuti bersama dengan Komnas HAM,” kata Kompol Shinto Silitonga, Kasat Reskrim Polresta Kota Tangerang, Jumat (3/5/2013).

Sementara itu, Amran (20)  seorang pekerja, mengaku kerap dianiaya dan dipaksa kerja lebih keras oleh pemilik perusahaan. Selain itu pemilik juga membayar upah sangat murah yaitu Rp600 ribu per bulan dengan jam kerja mulai pukul 06.00 – 18.00 WIB setiap harinya.

“Saya sering dipaksa, bahkan kami tidak bisa kemana-mana handphone juga disita. Kami disekap,” ucapnya.

Dari hasil penggerebekan sore ini, Polisi berhasil membebaskan sebanyak 25 pekerja yang kesemuanya laki-laki. Karyawan yang diduga menjadi korban juga akan diperiksakan ke RSUD Tangerang untuk divisum. (ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »