Uje: Jangankan di Moge, di Pesawat Juga Orang Bisa Mati

Sabtu, 27 April 2013 13:35 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone

Foto Uje dan Istri yang tersebar di Blackberry Messenger Foto Uje dan Istri yang tersebar di Blackberry Messenger JAKARTA - Kegemaran almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori (Uje) menunggangi motor gede alias moge ternyata sudah dilakukan sejak muda.  
 
Menurut istri almarhum, Pipik Dian Irawati, sejak awal kenal, Uje memang sudah senang mengendarai moge.
 
"Uje naik motor gede dari muda dulu, dan dengan begitu dia masuk di kalangan para pengendara motor gede untuk berdakwah," ungkap Pipik kepada wartawan, di kediamannya, Jalan Narmada III Blok I Nomor 11, Rempoa, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2013).
 
Pipik pun mengaku sulit melarang Uje agar tidak mengendarai moge. "Kalau dilarang, dia selalu bilang ‘mati mah di mana juga mati. Jangankan di moge, naik pesawat juga orang bisa mati’. Itu urusan Allah," tuturnya menirukan ucapan Uje kala itu.
 
Sementara itu, ibu kandung Uje, Tatu Mulyana, mengetahui anaknya memiliki moge setelah menjadi pendakwah. "Setelah jadi penceramah, dia baru beli motor besar. Tapi bukan untuk bergaya, ini untuk berdakwah," kata Umi Tatu.
 
Sebagaimana diketahui, Uje wafat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekira pukul 01.00 WIB, Jumat kemarin. Kepala Uje mengalami luka sangat parah. Polisi menduga, Uje memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan dalam keadaan mengantuk.
 
Jenazah Uje kemarin siang dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, satu liang lahat dengan almarhum ayah kandungnya, H. Ismail Modal. Uje wafat pada usia 40 tahun. Dia pergi meninggalkan satu istri dan empat anak.
(teb)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป