Sebelum Wafat, Uje Ingin Bangun Pesantren

Sabtu, 27 April 2013 10:01 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone

Ibunda Uje, Tatu Mulyana (Foto: Fiddy/Okezone) Ibunda Uje, Tatu Mulyana (Foto: Fiddy/Okezone) JAKARTA - Sehari pasca meninggalnya ustadz Jeffry Al Buchori (Uje), terungkap beberapa keinginan dan cita-cita selama hidupnya.

Uje ternyata memiliki cita-cita mulia, yakni membangun sebuah pesantren untuk mendidik para santri.

"Keinginan Uje adalah belum bisa terbangunnya pesantren. Agar Uje di kubur mendapat terus aliran pahala yang luar biasa," ungkap Ibunda Uje, Tatu Mulyana saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (27/4/2013).

Umi Tatu, mengatakan dulu di Uje Center, tempat biasa ayah empat anak itu berkumpul dengan para rekannya sempat mengumpulkan uang hingga Rp100 juta. Uang tersebut langsung digunakan membeli tanah untuk dibangun pesantren. "Itu namanya investasi akhirat yang pahalanya terus akan mengalir, meski yang memiliki sudah meninggal dunia," sambungnya.

Saat dikonfirmasi, di mana letak pesantren yang ingin dibangun Uje, Umi Tatu pun menjelaskan, jika tempat tersebut berada di kawasan Cikeas, Bogor.

"Ada di Cikeas daerah Gunung Putri itu ada 7000 meter sekarang dan akan dibangun untuk pesantren. Umi pernah bilang ke Uje kalau enggak punya pondok pesantren, kita seperti warung kaki lima, tapi kalau kaya punya ruko dan pahalanya akan selalu besar," paparnya.

Ibunda Uje yang terlihat mengenakan pakaian serba hitam ini pun menerangkan, sebidang tanah yang diperuntukan untuk pesantren maupun masjid akan diganti sama Allah amalnya hingga 700 kali.

"Amalnya nanti akan semakin banyak dan InsyaAllah kuburnya yang sempit bisa menjadi lapang. Mohon doanya agar pembangunan pesantren itu bisa kami lanjutkan, agar Uje terus mendapat aliran doa dan pahala," tutupnya.
(hol)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป