IDI Dalami Kasus Amputasi Jari Bayi di RS Harapan Bunda

Jum'at, 12 April 2013 10:52 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone

IDI Dalami Kasus Amputasi Jari Bayi di RS Harapan Bunda Ilustrasi (Foto: okezone) JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sedang mendalami kasus pemotongan jari bayi Edwin Timothy Sihombing, di Rumah Sakit Harapan Bunda.

Ketua Pengurus Besar IDI Prijo Sidipratomo, mengatakan, pihaknya sudah mengutus IDI Jakarta Timur untuk menelusuri kasus pemotongan jari bayi berusia 2,5 bulan tersebut.

"Kasus ini sedang ditelusuri dari IDI Jakarta Timur. Nanti, IDI Jakarta Timur akan memberikan laporan dengan surat tertulis terkait hasil penelusurannya," ungkap Prijo saat berbincang dengan Okezone, Jumat (12/4/2013).

Prijo mengaku, belum mengetahui kasus ini secara keseluruhan. Namun, dia meyakinkan, saat melakukan operasi dokter tidak mungkin melakukan tindakan medis tanpa seizin pasien dan keluarganya. Tapi, kalau sifatnya darurat dan dapat membahayakan nyawa pasien, maka itu tidak memerlukan pertimbangan atau izin dari pasien.

"Rasanya semua dokter di Indonesia tahu rambu-rambu dalam melakukan operasi. Tapi, kalau dibiarkan untuk tidak dioperasi maka dokter juga dianggap salah," jelasnya.

Oleh karenanya, IDI akan menunggu laporan IDI Jakarta Timur untuk melihat apakah dalam melakukan operasi pemotongan jari sudah sesuai prosedur atau tidak. "Kalau tidak sesuai prosedur, kita lihat apakan ada pelanggaran dalam tindakan operasi tersebut," pungkasnya.

(crl)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »