SMKN 2 Surabaya Sulap Vixion Jadi Mobil Balap

Rabu, 20 Maret 2013 15:53 wib | Nurul Arifin - Okezone

SMKN 2 Surabaya Sulap Vixion Jadi Mobil Balap F: Yamaha V-Ixion berubah jadi mobil balap (Nurul Arifin / Okezone) SURABAYA - Kreativitas siswa SMKN 2 Surabaya yang mampu menyulap sepeda motor Yamaha Vixion menjadi layaknya sebuah mobil balap patut diacungi jempol. Mobil berkapasitas satu penumpang itu kini berada di bengkel sekolah yang berlokasi di jalan Tentara Genuei Pelajar, Surabaya, Jawa Timur.

Menurut guru pembimbing Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 2 Surabaya, Sudarto, mobil tersebut sengaja dibuat untuk kegitan praktik siswa jurusan otomotif. Untuk membuat mobil tersebut, diperlukan biaya yang mencapai Rp22 juta diluar mesin.

"Untuk perencanaannya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Dan aplikasinya butuh waktu sekitar 2 bulan karena memang harus mencocokkan komponen-komponen, termasuk dalam hal suspensi hingga letak mesin sepeda motor yamaha Vixion tahun 2010 itu," kata Sudarto kepada Okezone, Rabu (20/3/2013).

Mesin tersebut merupakan bantuan dari Yamaha. Sehingga siswa hanya merancang sasis dan kelistrikkan. Karena bekerja seperti mobil maka tidak ada perubahan dalam mesin tersebut. Motor yang kini menyerupai mobil balap Formula 1 ini dibekali dengan gigi mundur.

Gigi mundur pada motor ini menggunakan girboks milik sepada motor Tossa. Proses perancangan ini, pihaknya mengumpulkan referensi dari situs-situs di internet.

"Baik mesin maupun girboks untuk percepatan muncur diletakkan di belakang. Termasuk tangki bahan bakar yang mampu menampung bensin sebanyak 3,5 liter," katanya.

Mobil ini dibekali dengan 4 suspensi yang diadopsi milik Suzuki. Kemudian kaki dipercantik dengan velg serta roda milik Suzuki Karimun. Sehingga mobil ini tampak manis dengan Velg ring 12.

Soal kecepatan, Sudarto mengaku belum pernah dicoba dalam batas kecepatan maksimal. Sebab, karena beban berada di belakang, dikhawatirkan mobil ini akan terbalik ketika dalam kecepatan tinggi.

"Pernah dicoba sampai kecepatan 80 Kilomter per jam. Kita nggak berani sampai kecepatan penuh karena takut mobil terbalik karena bagian belakangnya berat," ujarnya.

Untuk menggerakkan kelistrikkan, Mobil yang dikerjakan sekitar 10 siswa ini ditanamkan accu dengan kapasitas 12 Volt. Selain untuk menyalakan lampu juga untuk menggenjot dinamo stater.

Ke depan, kemungkinan mobil ini akan ada penyempurnaan. Karena saat ini, mobil tersebut tidak dilengkapi dengan kap penumpang. (ian)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »