2013, Kasus KDRT Terus Meningkat

Jum'at, 08 Maret 2013 13:12 wib | Achmad Fardiansyah - Okezone

JAKARTA – Kasus kekerasaan dalam rumah tangga (KDRT) terus mengalami peningkatan. Tercatat, selama tiga bulan, sejak Januari hingga Maret 2013, kasus KDRT di Indonesia mencapai 919 kasus.
 
"25 persennya dilakukan oleh suami terhadap istrinya," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Maria Ulfa Anshori, kepada Okezone, Jumat (8/3/2013).
 
Tingginya kasus KDRT ini, kata Maria, dikarenakan pemerintah terkesan lamban dan kurang tegas dalam menindak para pelaku, sehingga masalah ini terus meningkat dibanding dengan tahun lalu.
 
“Sejumlah undang-undang yang melindungi kekerasan dalam rumah tangga dinilai tidak berjalan secara optimal dalam prakteknya,” kata Maria Ulfa.
 
Dikatakannya, KDRT tidak hanya menimpa perempuan, namun juga anak-anak yang mengalami kekerasaan dan pelecehan seksual.
 
Untuk itu, Maria meminta agar pemerintah harus lebih serius untuk menindak masalah KDRT ini, agar memberikan efek jera terhadap pelaku.
 
“Diharapkan lembaga-lembaga pemerintah yang berkaitan dengan kasus ini harus tegas menuntaskan," ungkapnya
 
Terkait penolakan Komnas Perempuan terhadap hukuman mati yang akan dijatuhkan kepada pelaku mutilasi, BS, Maria juga tidak setuju dengan hal tersebut. "Saya kira dengan hukuman mati bukan penyelesaian membuatnya jera, selain dari pada itu hukuman mati bukan pendidikan hukum untuk masyarakat, berikan hukum yang maksimal pada pelaku itu sudah cukup," tutupnya.
(cns)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป