Kepsek SMA 22: Kasus Pencabulan Tanggung Jawab Sekolah

Rabu, 06 Maret 2013 04:04 wib | Catur Nugroho Saputra - Okezone

Kepsek SMA 22: Kasus Pencabulan Tanggung Jawab Sekolah Ilustrasi (Okezone) JAKARTA - Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 22 Abtsuni Yohairi, sempat meminta kasus pencabulan yang dilakukan oleh mantan Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) T, kepada siswinya, M, diselesaikan secara kekeluargaan.

Menurut Abtsuni, kasus tersebut masih dalam tanggung jawab pihak sekolah.

"Meskipun kejadian di luar, namun tugas sekolah untuk menyelesaikannya," kata Abtsuni, saat diklarifikasi terkait kasus M, di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2013).

Abtsuni juga beralasan jika dilihat dari sudut pandang hukum, dia harus melaporkan masalah ini ke atasannya yakni Suku Dinas (Sudin), dan Dinas Pendidikan.

"Kami punya atasan, secara hukum kami buat laporan melalui langkah-langkah tersebut. Kemudian kami sampaikan ke Sudin dan ke Dinas, dan sampai sekarang kami sudah menindak pelaku," ungkapnya.

Setelah dilaporkan ke Sudin dan Dinas, sambung Abtsuni, kasus ini menjadi hak dan wewenang mereka untuk menindaknya.

Lebih lanjut, Abtsuni menjelaskan dirinya sudah siap untuk diperiksa oleh pihak Polda Metro Jaya, sebagai saksi dalam kasus pencabulan yang dilakukan oleh bawahannya. "Saya siap, besok juga saya akan diperiksa oleh polisi," tambahnya.

Sebelumnya, Abtsuni mengakui sudah mendatangi rumah korban untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun, dia membantah melakukan paksaan terhadap keluarga M untuk menyelesaikan kasus dengan jalur damai.
(ydh)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »