Nyalakan Petasan, 106 Warga Ditahan

Selasa, 01 Januari 2013 11:01 wib | Wahyu Dwi Anggoro - Okezone

Foto : IST Foto : IST DAVAO – Setidaknya terdapat 106 warga yang ditahan aparat di Filipina pada saat perayaan malam tahun baru. Mereka ditahan karena melanggar peraturan pemerintah yang melarang warganya menyalakan petasan selama perayaan pergantian tahun itu.
 
Dari ke 106 warga yang ditahan, sekitar 57 diantaranya adalah anak-anak. Menyalakan petasan merupakan salah satu tradisi yang dimiliki warga Filipina pada saat tahun baru. Namu pemerintah Filipina melarang hal tersebut karena seringkali menimbulkan korban luka-luka.
 
Pada perayaan menyambut tahun 2012 yang lalu,  sekitar 171 orang mengalami luka-luka akibat terkena ledakan petasan dan peluru nyasar yang ditembakkan oleh aparat yang mabuk.
 
Hal itu membuat Presiden Filipina, Benigno Aquino, melarang warganya menyalakan petasan dan memerintahkan aparat yang dibawahinya untuk meyimpan senjatanya selama merayakan tahun baru. Aquino mengancam aparat yang diketahui menembakkan senjatanya pada saat tahun baru akan diberikanhukuman yang berat.
 
Disamping beberapa peristiwa penahanan yang terjadi di Kota Davao, perayaan tahun baru di kota tersebut berlangsung relatif damai. Para warga membunyikan terompet dan klakson untuk mengganti kemeriahan dari ledakan petasan, seperti diberitakan GMA News, Selasa (1/1/2013).
 
Mereka juga mengadakan acara disko di jalan-jalan dan tidak lupa berjoget gangnam style yang terkenal sepanjang tahun lalu. Selain di Kota Davao, perayaan tahun baru di kota-kota lainnya di Filipina juga dikabarkan berlangsung damai dan relatif aman. Tidak ada korban luka-luka akibat petasan yang dilaporkan terjadi pada perayaan tahun ini.
 
(AUL)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป