Getting time...

MEGAPOLITAN » 

Jelang Tahun Baru, Penjualan Kondom Meningkat

Senin, 31 Desember 2012 09:13 wib

BOGOR- Menjelang malam pergantian tahun baru menuju 2013, permintaan kondom di kawasan puncak, Bogor semakin meningkat. Banyaknya permintaan kondom itu, diakui seorang staf marketing kondom produk ternama, Siska (34).

Menurut Siska,  bila pada hari biasa omzet penjualan kondom di Bogor setiap bulannya berkisar antara Rp32 juta hingga Rp35 juta. Namun menjelang pergantian tahun ada kenaikan. "Tapi tidak tinggi, biasanya Rp32 juta, bulan Desember ini Rp 40juta per bulan," ujar Siska  ketika dihubungi wartawan.

Siska menjelaskan, penjualan kondom dilakukan  di minimarket yang ada  jalan kawasan Puncak, Cisarua dan beberapa  apotek. "Saat tahun baru penjualan kondom akan semakin meningkat dan bahkan habis terjual," katanya
 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(Sindo TV / Endang Gunawan / ugo)
  • arya - 0 Tanggapan
    Itu untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan s****a di pasaran. Makin hancur aja negara ini
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bisaaza - 0 Tanggapan
    wah...wahhh.... sungguh mengerikan...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • windesos - 0 Tanggapan
    Efek yg mau dibangun dari pesan ini, apa? Beriklan atau cari sensasi? Harusnya ada pendalaman, mengapa bln Des penjualan k****m meningkat?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sukriawaty - 0 Tanggapan
    sungguh bobroknya negri ini
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anwar hadja - 0 Tanggapan
    Merupakan gejala sosial jg sudah banjak diketahui.Bisa jadi gejala semacam itu bersifat berlaku pula didaerah pariwisata jg sarat prostitusi,seperti Pandaan j**a Timur dan daerah wisata jg lain.Peningkatan penjualan k****m sebesar sebesar 14 %,tidak terlalu significant,artinya pelakunya ja orang2 hidup belang pelaku lama.Jika peningkatan penjualan sampai diatas 50%,barulah menggemparkan,sebab menunjukkan kenaikan pria hidung belang pendatang baru jg cukup signifikant.Walau begitu memang tetap harus diwaspadai,agar tak menjalar ke kota2 pelajar atau daerah pesantern.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA »