30 Hari Memimpin, Apa Saja Kerja Jokowi-Ahok?

Rabu, 14 November 2012 11:48 wib | Angkasa Yudhistira - Okezone

30 Hari Memimpin, Apa Saja Kerja Jokowi-Ahok? Jokowi-Ahok (Foto: Dede K/Okezone) JAKARTA - Genap satu bulan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) memimpin Ibu Kota. Apa saja kerja nyata yang sudah dilakukan pasangan fenomenal ini dalam mengurai ‘benang kusut’ Jakarta?

Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama merendah. Mengaku belum banyak yang bisa dia lakukan untuk membenahi persoalan Jakarta yang demikian kompleks.

"Kita belum bisa masuk ke sekolah, rumah sakit. Padahal program utama kita kan jaminan pendidikan, kesehatan, perumahan, transportasi dan UKM. Nah kita belum baca semua nih," ujar Ahok di kantornya.

Termasuk, kata dia, rancangan perbaikan di beberapa sektor andalan yang harus terus dilakukan perbaikan untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. "Di kesehatan, kita belum baca rincian biaya operasioanal, RSUD cost-nya masih terlalu mahal dibandingkan dengan Jamkesmas. Ini mesti kita kaji lagi," terangnya.

Demikian halnya dengan sektor perumahan. Ahok mengaku pihaknya baru coba-coba meretas jalan dengan bertemu beberapa pengusaha. “Kita tawarkan mau enggak koefisien luas bangunan kita naikkan, tapi mereka harus bayar sumbangannya. Itu bangun rusun terpadu. Kita mau siapin tanah untuk mereka bangun. Jadi masih banyak sekali yang mereka belum siap," sambungnya.

Ahok mengaku masih terkendala sejumlah fakta di lapangan yang tidak sesuai dengan espektasinya. Seperti data-data yang dimiliki pemprov DKI masih banyak yang tidak jelas. "Yang kita kaget itu banyak sekali aset-aset kita yang tidak jelas datanya. Berapa sih PKL kita? Enggak jelas. Berapa orang tinggal di rumah kumuh? enggak jelas juga. Kita mau suruh tinggal di rumah susun yang mau kita bangun juga susah," ujarnya.

Meski begitu, mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan sudah bekerja keras sekaligus mengambil langkah dengan cepat. "Tapi saya sih larinya udah kenceng juga," kata Ahok sambil tertawa.

Jokowi-Ahok dilantik pada Senin 15 Oktober lalu. Sejak saat itu, dua tokoh daerah berlainan kultur dan etnis ini pun langsung bekerja dengan beragam terobosan.

Jokowi asyik dengan rutinitasnya mengunjungi rumah-rumah kumuh, kali penuh sampah, bahkan membagikan sendiri kartu jaminan kesehatan ke kampung-kampung dan rumah susun. Sementara pasangannya, Ahok diberi mandat untuk menjaga “kandang” mengurusi birokrasi, menerima keluhan buruh bahkan mewakili gubernur untuk mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
(ded)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »