Posko Parpol di Lokasi Banjir Lebih Banyak Menghambat daripada Membantu

Selasa, 30 Oktober 2012 15:23 wib | Angkasa Yudhistira - Okezone

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) JAKARTA - Deputi kependudukan dan pemukiman Pemprov DKI Jakarta, Syahrul Efendi, mengaku sudah menyiapkan berbagai hal terkait kemungkinan banjir kiriman dari Depok dan Bogor.

Dia mengatakan aliran air dari Bogor ke Jakarta memakan waktu sembilan jam untuk sampai ke Jakarta. Sehingga pihaknya memiliki waktu untuk mengantisipasi banjir.

"Semua siap, untuk membuat posko banjir kesehatan. Posko banjir di kelurahan harus ada lumbung pangan, harus cukup untuk tiga hari," katanya dalam rapat pembahasan banjir antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/10/2012).

Sebelum ada dapur umum, kata dia, pihaknya juga akan menyiapkan personel PMI, termasuk kemungkinan meminta bantuan Marinir dan Brimob. Sementara warga yang dievakuasi, kata dia, akan ditampung di kantor kelurahan dan masjid.

Syahrul juga menyebut keberadaan posko-posko partai yang kerap muncul di lokasi bencana tidak banyak membantu dan justru menjadi penghambat. "Jangan sampai semua partai datang membantu," terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mempersilakan jajarannya untuk membenahi apa pun terkait penanggulangan banjir. "Dibenahi saja, kalau ada hal-hal yang perlu diperbaiki, karena ini rutin mestinya penangannya semakin tahun semakin baik, logistik, kesehatan dan lain-lain," kata Jokowi.
(ded)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป