Getting time...

MEGAPOLITAN » 

Inilah Kronologis Kematian Alawy Versi SMA 6

Fahmi Firdaus - Okezone
Selasa, 25 September 2012 15:46 wib
Alawi Yusianto Putra (Foto: Awaludin/Okezone)
Alawi Yusianto Putra (Foto: Awaludin/Okezone)

JAKARTA - Pihak sekolah SMA 6 menjelaskan kronologis tawuran yang mengakibatkan seorang siswanya Alawy Yusianto Putra (15) menjadi korban tawuran antara SMA 6 dan SMA 70 kemarin siang.

"Senin kemarin siswa-siswi SMA 6, pulang pukul 11.30 WIB, pada pukul 11.40 WIB manajemen sekolah mendapat laporan kalau siswa SMA 70 bergerak ke arah perempatan Gultik (Gulai Tikungan)," kata Kepala Sekolah SMA 6, Kadarwati dalam jumpa persnya di SMA 6, Jakarta, Selasa (25/9/2012).

Dijelaskannya, pelajar SMA 70 tersebut membawa berbagai macam senjata, yaitu celurit, bambu dan lain sebagainya. "Saat kejadian berlangsung, guru dan Satpam melerai, dan juga menghubungi Polsek Kebayoran Baru, kami mendapat laporan korban (Alawy) meninggal pukul 12.15 WIB di Rumah Sakit Muhammadiyah. Korban tewas karena luka sabetan senjata tajam di dada dan korban meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit," paparnya.

Akibat tawuran tersebut, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar. "Sekolah menginstruksikan kepada siswa agar belajar di rumah. Manajemen sekolah juga melakukan koordinasi dengan pihak instansi terkait," pungkasnya.
 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(put)
  • riska wulandari - 0 Tanggapan
    selamat jalan kak alawy........................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lontong_123 - 0 Tanggapan
    SMA 70 dan SMA 6 dilebur jadi satu saja dan satu nama. kalau direlokasi itu butuh biaya banyak. Jika dilebur dan dijadikan satu manajemen kan lebih merasa seperti saudara tidak ada persaingan. Kelas-kelas yang ada sekarang dirotasi yang sekolah di SMA 70 dimutasi ke SMA 6. Tahun depan dengan memutus mata rantai ini jadi tidak ada dendam lagi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mas"ud - 0 Tanggapan
    tingkatkan pendidikan Agama
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sandi - 0 Tanggapan
    untuk menghindari tawuran pelajar sebetulnya mudah,para wali dan pihak sekolah buat MOU supaya pelajar yang tawuran didenda sebesar mungkin atau skorsing seberat mungkin bila perlu dikeluarkan dari sekolah,kemudian buat black list buat sipelajar tersebut.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Deni - 0 Tanggapan
    Kronolis nya mana?????????
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA »