PDIP: Baju Kotak-Kotak Dilarang, Kumis Juga Tak Boleh!

Selasa, 18 September 2012 01:27 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone

Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Foto/okezone) Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Foto/okezone) JAKARTA - Penggunaan baju kotak-kotak oleh anggota DPR khususnya fraksi PDI Perjuangan di gedung parlemen tidak melanggar Undang-Undang.

Meskipun baju kotak-kotak, kata Tjahjo, identik dengan Calon Gubernur, Joko Widodo. Namun, pada baju tersebut tidak tertera nama Cagub dan nomor urut Cagub. "Apakah dalam UU tidak boleh pakai baju kotak-kotak, kecuali di baju kotak-kotak ada logo dan nama calon. Jadi ya tidak apa-apa, pak Azis mau pakai baju kuning juga tidak apa-apa. Tidak ada masalah kok," jelas Tjahjo kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/9/2012).

Sekjen PDIP tersebut membantah, jika anggota DPR yang memakai baju kotak-kotak sebagai upaya kampanye tersebubung. "Tidak lah, baju kotak-kotak banyak yang jual kok. Kemudian Pilkada yang dipilihkan tokoh bukan partai itu kan bagian dari strategi tapi tak melanggar UU. Mau dipakai nyoblos juga boleh yang penting tidak ada tanda nomor dan gambar," simpulnya.

Kalau baju kotak-kotak saja dipermasalahkan, kata Tjahjo, nanti bisa jadi orang yang berkumis tidak boleh ada di DPR. "Lama-lama nanti yang punya kumis juga tidak boleh," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Azis Syamsudin menyindir politisi PDIP Trimedia Panjaitan karena menggunakan baju kotak-kotak di ruang rapat Komisi III DPR. (ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป