MEGAPOLITAN » 

Serangan Foke Berkah bagi Jokowi

Susi Fatimah - Okezone
Kamis, 13 September 2012 07:19 wib
Foto: Okezone
Foto: Okezone

JAKARTA - Lembaga-lembaga survei seolah "tiarap" di putaran kedua Plikada DKI Jakarta. Hampir tak ada lembaga survei yang merilis prediksi siapa calon yang akan menang dalam memperebutkan kursi orang nomor satu di Ibu Kota ini.

Hal ini berbanding terbalik dengan Pilkada DKI Jakarta pada putaran pertama pada Juli 2012 lalu. Hampir seluruh lembaga survei berlomba-lomba merilis presiksi kemenangan salah satu pasang calon.

Usai penghitungan suara selesai, nyatanya prediksi hasil survei berbanding terbalik dengan kenyataan di tempat pemungutan suara (TPS). Pasangan Jokowi-Ahok justru unggul hampir di setiap wilayah kota Jakarta. Alhasil, lembaga-lembaga survei tersebut mendapat kritik tajam. Mereka dianggap tidak kredible dan hanya mengeruk uang dari pasangan calon.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Tim Sukses Jokowi-Ahok, Eva Kusuma Sundari menduga rivalnya tak menggunakan survei lagi lantaran takut kecewa dengan hasil yang sebenarnya.

"Takut kecele (tertipu) lagi kayaknya," ujar Eva dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Rabu (12/9/2012).

Eva mengatakan pihaknya tetap mengadakan survei untuk kepentingan internal partai. Bahkan hasil dari survei tersebut membuktikan bahwa strategi kampanye Jokowi-Ahok berhasil meraih simpati masyarakat. Kendati terus mendapat serangan dari pihak Foke-Nara, namun justru membawa berkah bagi pasangan ini. Pasalnya dukungan terus mengalir ke mereka.

"Kami ada dua survei internal, kita tetap confident. Branding kita oke, strategi untuk kampanye simpati dan bersahaja terbukti efektif termasuk serangan windfall karena serangan-serangan lawan (black campaign) yang agresif justru menambah dukungan ke kita," paparnya.

Selain itu, sambung Eva, pihaknya juga tengah konsen menjaring pemilih golongan putih (golput) agar diputaran kedua nanti bisa memilih.

"Sementara kita fokus garap golput dengan cara kreatif atas dana yang terbatas," tutupnya.
 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(sus)
  • pengamat - 0 Tanggapan
    pengen suasana baru.... pengen gubernur baru yang konon walikota terbaik sedunia pengen ngebuktiin.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Gember Ewer-ewer - 0 Tanggapan
    Itu namanya "blessing in disguise". Wong diserang, kok diam2 malah dapat untung. Senjata makan tuan yang nyerang.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Juki - 0 Tanggapan
    dari awal memang sepertinya Jokowi memanfaatkan serangan-serangan dari pihak lawan untuk membentuk citra dan meraih simpati publik. Padahal setelah memperoleh serangan tersebut, Jokowi juga kerap kali menyerang balik para lawannya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • budi.toto - 0 Tanggapan
    jakowi is the best,,,,, best of the best,,,,,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wong cilik - 0 Tanggapan
    biasalah dalam hal pertarungan pemilihan, biasanya orang baik selalu unggul. #semangat jakarta baru
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA »