Tradisi Berebut Kursi di Tahun Ajaran Baru

Senin, 16 Juli 2012 09:08 wib | Taufik Budi - Sindo TV

Ilustrasi siswa sekolah dasar (dok. Okezone) Ilustrasi siswa sekolah dasar (dok. Okezone) DEMAK - Hari pertama tahun ajaran baru tak hanya merepotkan siswa, namun juga orangtua mereka. Di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, orangtua ikut berangkat sekolah sejak Subuh untuk berebut bangku paling depan. Belum tertatanya meja dan kursi di kelas, juga membuat para orangtua mengaturnya sendiri agar dapat dipergunakan anak-anak mereka.

Iktianah, warga Setinggil, Demak, menarik meja dan memilih kursi sendiri yang akan digunakan anaknya di SD Negeri 2 Bintoro. Para orangtua berebut kursi paling depan karena berhadapan langsung dengan papan tulis dan guru. Posisi itu mereka yakni dapat meningkatkan konsentrasi belajar.

“Berebut bangku begini sudah jadi agenda rutin tiap ajaran baru. Jadi harus bangun pagi biar dapat bangku sesuai pilihan,” katanya, Senin (16/7/2012).

Meski kini anaknya, Fery Gustanto, duduk di kelas 2, namun tetap saja pembagian bangku peserta didik belum dilakukan oleh sekolah. “Kalau sekiranya sudah diatur, pasti enggak rebutan begini,” akunya.

Sementara itu, salah seorang guru, Ruliyanti, berebut bangku di awal masuk sekolah di tahun ajaran baru sudah menjadi tradisi sejak lama. Meski demikan, sambungnya, pihak sekolah selalu mengadakan pergeseran tempat duduk siswa setiap dua pekan sekali.

“Pergeseran untuk pemerataan, agar para siswa dapat merasakan setiap sudut bangku di dalam kelas,” kata Ruliyanti.

Menanggapi pengaturan kursi seperti diminta para orangtua, Ruliyanti mengaku belum perlu. “Kedatangan orangtua ke sekolah menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk kemajuan pendidikan anak-anaknya,” ujarnya.
(Taufik Budi/Sindo TV/ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป