Tikus Bisa Habiskan Setengah Hektare Sawah dalam Semalam

Senin, 16 Januari 2012 13:52 wib | Septyantoro Aji Nugroho - Sindo TV

Gropyok Massal hama tikus di Solo (Dok: Sindo TV/Septyantoro) Gropyok Massal hama tikus di Solo (Dok: Sindo TV/Septyantoro) SUKOHARJO - Ribuan tikus merusak ratusan hektare sawah di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Untuk membasmi hewan pengerat ini, para petani menggelar gropyok massal.
 
Gropyok massal dilakukan para petani di Desa Sembung Bekonang untuk memberantas hama tikus yang telah menyerang lahan pertanian mereka sejak sebulan terakhir.

Para petani dibagi dalam tiga kelompok. Masing-masing membasmi tikus di lokasi berbeda secara bersamaan. Tidak ada peralatan canggih, berbekal cangkul atau pemukul lain, mereka mengejar dan memukuli tikus yang keluar dari dalam tanah.

Sementara tempat yang sulit dijangkau, seperti di dalam tanah, para petani menggunakan asap. Jika menghirup asap yang berasal dari bahan kimia itu, tikus langsung mati.

Ketua Kelompok Tani Desa Sembung Bekonang, Aziz Supomo, Senin (16/1/2012), mengatakan para petani yang khawatir tanaman padi mereka dihabisi oleh hama tikus, memilih memanen lebih awal.

Langkah preventif itu dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Aziz mengaku, jika biasanya petani bisa mendapat untung Rp370 ribu dalam kondisi normal, dengan panen dini mereka hanya mendapat Rp275 ribu per kuintal karena padi belum cukup umur.

Serangan hama tikus terbilang cepat. Dalam semalam setengah hektare padi dilahap ribuan tikus.

Penderitaan para petani belum berakhir. Setelah tikus, para petani akan menghadapi hama wereng yang diperkirakan menyerang di akhir Januari ini.
(Septyantoro Aji Nugroho/Sindo TV/ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป