Jualan es krim Campina lewat counter, mudah & untung!

Selasa, 04 Oktober 2011 09:19 wib | Brata (Sindonews) -

Jualan es krim Campina lewat counter, mudah & untung! Ilustrasi Foto: Corbis Sindonews.com - Rasanya tak ada orang yang tidak suka es krim. Jadi tak mengherankan jika bisnis es krim tak pernah kehabisan pelanggan. Namun, seiring dengan semakin banyaknya pemain di industri ini maka faktor inovasilah yang membuat suatu merek es krim bertahan.

Tak heran jika untuk memanjakan pecinta cemilan yang berbahan dasar susu ini para produsen-produsen es krim terus berusaha melakukan berbagai macam inovasi mulai dari rasa, bentuk hingga kemasan.

PT Campina Ice Cream Industry sebagai pemegang merek ice cream Campina adalah salah satu pelaku utama dalam bisnis es krim  di Indonesia. Campina yang telah memulai bisnis ini semenjak 1972 di tanah air telah menjadikan perusahaan ini tak terpisahkan dihati masyarakat Indonesia.

Cukup banyak strategi Campina dalam menggarap pasar di Indonesia, mulai dari traditional trade, mobile Unit dan baru-baru ini perusahaan yang telah berusia 39 tahun ini mengeluarkan jurus terjitu untuk strategi pemasarannya yaitu dengan membuat Campina Scoop Counter (CSC).

Campina Scoop Counter
ini adalah bisnis kemitraan yang ditawarkan Campina dengan memberikan kemudahan kepada para mitranya dan risiko yang cukup kecil jika dibandingkan dengan keuntungan yang akan diperolehnya. Pihak campina mengaku akan memberikan dukungan penuh kepada mitranya untuk bisa tumbuh tanpa patokan royalty fee.

"Sistem kami tidak sama dengan perusahaan sejenis. Jika selama tiga bulan tidak dapat memenuhi target akan kami lakukan evaluasi atau penawaran relokasi terhadap pihak agen," tutur koordinator CSC Siswanto kepada Sindonews, di Jakarta, Selasa (4/10/2011).

Program CSC ini sudah berjalan sejak 2005 lalu dan telah berhasil membuka 415 Counter di seluruh Indonesia. "Kami telah mempunyai 415 counter di seluruh tanah air 390 diantaranya tersebar di pulau jawa," lanjutnya.

Bagi Anda yang berminat menjadi mitra, Campina mematok harga Rp10 juta untuk kerjasama pembukaan CSC tanpa royalty fee dan dukungan penuh dari Campina. Hingga kini omzet yang dapat dihasilkan oleh bisnis yang menyasar pangsa pasar remaja ini sebesar Rp1,5 miliar perbulan untuk keseluruhan counter-nya.

Tahun depan Campina akan lebih serius membidik pasar kelas menengah atas (middle up) dengan terus memberikan invovasi dan kualitas yang tinggi kepada para konsumen loyalnya.

"Menggarap pasar middle up pada tahun 2012 nanti adalah target kami kedepannya, dan kami akan selalu berusaha menjadi pemeran utama untuk Industri ice cream Indonesia dengan memberikan kualitas tinggi kepada para konsumen kami," tutup Siswanto. 
(Brata (Sindonews)//and)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »