Survei BPS Soal Penyelenggaraan Haji Dibiayai Kemenag

Senin, 08 Agustus 2011 12:22 wib | Susi Fatimah - Okezone

Survei BPS Soal Penyelenggaraan Haji Dibiayai Kemenag Jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah (Foto: SINDO) JAKARTA - Menteri Agama Suryadharma Ali sedikit gugup menanggapi pertanyaan wartawan mengenai pendanaan survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai penyelenggaraan haji 2010.

Diketahui, hasil survei BPS menunjukan, secara keseluruhan indeks kepuasan jemaaah haji menunjukkan angka sebesar 81,45 persen. Menurut Kepala BPS Rusman Heriawan hasil itu tergolong memuaskan, bahkan di atas standar yang ditargetkan Kementerian Agama.

Menag mengakui, bahwa Kementerian Agama-lah yang membiayai jajak pendapat ini. "Pembiayaan pasti (Kementrian Agama) menanggung pembiayaan," ujar Suryadharma usai jumpa pers di kantor pusat BPS Jakarta, Senin (8/8/2011).

Kendati, Suryadharma menegaskan, pendanaan ini tidak harus berbanding lurus dengan hasil survei yang menunjukkan tak ada cacat sedikitpun dalam penyelenggaran ibadah haji 2010. Menag kembali sedikit gugup menjawab pertanyaan soal kemungkinan survei tidak dilakukan kredibel.

"Soal objektifitas adalah kredibilitas. Kredibilitas, kredibilitas yang harus dijaga. Bukan lembaga pesanan. Kredibilitas yang dipertaruhkan," kata Suryadharma.
 
Menurut Suryadharma, meski survei dibiayai Kementerian Agama, namun bila fakta dihasilkan buruk maka tetap harus disampaikan, demikian sebaliknya. “Jangan ditutup-tutupi, katakan bila baik tapi harus ada dasarnya," tuturnya.
 
Menag menambahkan, hasil survei BPS yang menunjukkan adanya perbaikan dalam penyelenggaraan haji 2010, merupakan pertolongan Allah.
 
"(Hasil survei) bagus bukan karena kerja keras, tapi karena pertolongan Allah. Coba bayangkan ratusan ribu jadi satu tidak saling kenal, tapi semua bisa tertib. Yang penting tidak kelaparan," paparnya.
(ded)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »