Posisi BI Ibarat "Bebek Sasaran Tembak"

Senin, 21 Desember 2009 13:46 wib | Andina Meryani - Okezone

Gedung BI. Foto: Koran SI Gedung BI. Foto: Koran SI JAKARTA - Ikatan Pegawai Bank Indoensia (IPEBI) menilai selama ini posisi Bank Indonesia (BI) diibaratkan sebagai bebek sasaran tembak.

Hal tersebut karena tidak adanya perlindungan politik dan hukum yang jelas bagi BI dalam mengambil setiap keputusan. Sebagai pegawai, IPEBI berharap agar segera ada perbaikan terkait masalah tersebut.  
"Selama ini kita selalu jadi bebek sasaran tembak. Sebagai pegawai tentunya kita mengharapkan ada perbaikan, bank sentral harus maju, harus ada pelindungan hukum dan politik. Kalau kayak gini terus, kita jadi sasaran politik terus," ujar Ketua IPEBI Dian Ediana Rae, seusai diskusi Perlindungan terhadap Kebijakan Publik, di Lobby Menara Sjafruddin Prawiranegara BI, Jakarta, Senin (21/12/2009).
 
Sedikit banyak, kasus yang menimpa BI berdampak psikologis terhadap para pegawai BI. Namun dia mengatakan, dalam situasi saat ini pegawai BI harus bersikap tenang dan hati-hati serta tidak harus melakukan tindakan yang berlebihan.
 
"Dalam situasi seperti saat ini kita sebaiknya bersikap cool dan hati-hati dan tidak akan melakukan hal itu (demo). Tapi justru kita memberikan kejelasan bagi stakeholder kita. Kita sangat ingin mengembangkan komunikasi yang lebih baik tentang fungsi bank sentral," tuturnya.
 
Di sisi lain, menanggapi adanya dana Yayasan Pegawai BI yang disimpan di Bank Century, dirinya menganggap hal itu wajar-wajar saja. Mengingat saat yayasan menyimpan dananya di Bank Century, bank tersebut masih dalam kondisi yang baik.
 
Seperti diketahui, anggota pansus Bank Century Bambang Soesatyo mengatakan bila ada dana yayasan karyawan BI sebesar Rp80 miliar. Dana tersebut ditarik setelah penyertaan modal sementara dilakukan.
 
Kendati demikian, dirinya menyangkal bahwa karena adanya dana pegawai BI di bank Century menjadi salah satu alasan BI melakukan bailout terhadap Bank Century.
 
"Enggak ada masalah, sebelumnya kan jalannya normal. Justru itu normal-normal saja. Tapi naif untuk BI kalau dibilang bailout karena itu, itu kan enggak signifikan. Itu bukan alasan karena itu," pungkasnya.
(ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป