Jamaah Tabligh Bukan Kelompok Teroris

Rabu, 19 Agustus 2009 07:04 wib | Anton Suhartono - Okezone

(Independent.co.uk) (Independent.co.uk) JAKARTA - Masyarakat sebaiknya jangan terlalu berlebihan mencurigai suatu kelompok atau organisasi keagamaan tertentu, sehingga tudingan "teroris" mudah dilekatkan dengan kelompok tersebut.

Hal ini terkait pemeriksaan yang dilakukan beberapa anggota Jamaah Tabligh di Banyumas, Kudus, Probolinggo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Pengamat dunia Islam, Herry Nurdi, menyatakan dirinya tidak percaya jika Jamaah Tabligh terkait dengan aktivitas terorisme.

"Tidak mungkin. Mereka itu adalah gerakan murni dakwah yang mengajak orang Islam untuk taat beribadah, seperti salat, dan lainnya," kata Herry saat dihubungi okezone, Selasa (18/8/2009).

Dalam menjalankan aktivitasnya, Jamaah Tabligh, tidak masuk ke dalam wilayah politik.

Herry menambahkan, mereka ditangkap atas laporan warga, seperti yang terjadi pada tujuh anggota Jamaah Tabligh asal Filipina yang diperiksa di Polda Jateng, pekan lalu. Mereka sudah dibebaskan karena tidak terbukti berhubungan dengan teroris.

Dia menjelaskan, Jamaah Tabligh kerap melakukan aktivitas dakwah ke suatu lokasi yang biasa disebut "Khuruj". Anggota jamah tinggal di satu masjid kemudian berdakwah ke masyarakat, mengajak mereka untuk melakukan ibadah, seperti salat berjamaah di masjid. Jamaah Tabligh sama sekali tidak masuk ke dalam wilayah politik.

Menurutnya, sudah muncul ketakutan yang berlebihan di kalangan masyarakat. "Kasus terorisme belakangan ini cenderung merembet pada Islamphobia," imbuhnya. (ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป