IFF 2009 Minim Perancang Luar Negeri

Selasa, 26 Mei 2009 13:54 wib | Tuty Ocktaviany - Okezone

Foto: Heru Hariyono/Okezone Foto: Heru Hariyono/Okezone

TIDAK seperti tahun sebelumnya yang ramai diikuti perancang luar negeri, ajang Islamic Fashion Festival (IFF) 2009 tampil dengan suasana berbeda. Perancang yang berpartisipasi hanya berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Menurut Pendiri Dato Raja Rezza Shah, alasan krisis ekonomilah yang menjadi latar belakang utama tidak mengundang banyak perancang mancanegara. Untuk itu, penyelenggaraan IFF yang biasanya empat hari menjadi dua hari saja.

Pun begitu, lanjutnya, keterbatasan peserta dari mancanegara tak mengurangi semangat dan kreativitas perancang Indonesia dan Malaysia. Apalagi terbukti perancang busana muslim di Indonesia juga sangat banyak dan hebat dalam berkarya.

"Selama penyelenggaraan IFF, kami memang beberapa kali mengundang perancang dari negara lain. Misalnya, India, Dubai, Arab Saudi, Singapura, Thailand, Timur Tengah, dan Maroko. Tapi IFF 2009, kami ingin memfasilitasi perancang Indonesia dan Malaysia," tutur Dato Rezza Shah di sela-sela konferensi pers IFF 2009, di Ruang Mawar, Hotel Mulia, Jakarta, Senin (25/5/2009).

Kendati melibatkan perancang dari dua negara, Dato meyakini perancang yang berpartisipasi mempunyai kemampuan mendesain busana yang mumpuni. Apalagi mereka merupakan perancang pilihan yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).

"Tahun ini baru pertama kali kami membawa nama organisasi APPMI. Sebelumnya perancang yang berpartisipasi lebih mengatasnamakan pribadi. Untuk itulah, kami senang dan melihat IFF sebagai peluang emas bagi perancang APPMI untuk mengeskplorasi karya mereka," tambah Taruna K Kusmayadi, Ketua Umum Pusat APPMI.

Kendati demikian, sambung Taruna, tidak semua perancang APPMI yang tersebar seantero Nusantara dan berjumlah lebih dari 150 anggota mendapatkan kesempatan memamerkan karya mereka. Kali ini hanya 17 perancang pilihan yang mendapatkan kesempatan, seperti Hannie Hananto, Jeny Tjahyawati, Merry Pramono, Ida Royani, Fenny Mustafa, Lenny Agustin, Malik Moestaram, Monika Jufri, Lia Afif, Ade Listiany, Alphiana Chandrajani, Ian Adrian, Sofie, Irna Mutiara, Arifan Mas, Rudy Chandra, dan Defrico Audy.

"Mereka tentu saja yang paling siap mengikuti ajang ini. Sementara perancang lainnya sudah mengikuti ajang Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2009, baru-baru ini," pungkas Taruna.

Di luar keanggotaan APPMI, ada beberapa perancang Indonesia yang namanya sudah populer mengikut ajang IFF 2009. Mereka adalah Sebastian Gunawan, Ghea Panggabean, dan Itang Yunasz. Sedangkan perancang Malaysia diwakili Khoon Hooi, Dato Tom Abang Saufi, Melinda Looi, Atim Agoy, Hajaba, Jarumas, dan Khadani.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป